Ahliqq, juga dikenal sebagai Ahl al-Qibla, adalah istilah yang mengacu pada sekelompok Muslim yang menganut serangkaian keyakinan dan prinsip tertentu. Asal usul Ahliqq dapat ditelusuri kembali ke masa-masa awal Islam, ketika komunitas Muslim masih dalam tahap pembentukan. Prinsip-prinsip Ahliqq didasarkan pada ajaran Al-Qur’an dan sabda Nabi Muhammad, dan prinsip-prinsip tersebut berfungsi sebagai panduan bagaimana umat Islam harus berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu prinsip utama Ahliqq adalah keyakinan pada keesaan Tuhan, yang dikenal sebagai tauhid. Prinsip ini merupakan inti dari teologi Islam dan berfungsi sebagai landasan bagi semua keyakinan dan praktik lainnya. Ahliqq juga menekankan pentingnya mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW yang dianggap sebagai utusan terakhir Tuhan.
Prinsip penting lain dari Ahliqq adalah keyakinan akan Hari Pembalasan, ketika semua individu akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatannya dalam kehidupan ini. Keyakinan ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk berusaha menjalani kehidupan yang benar dan beretika, sesuai dengan ajaran Islam.
Selain keyakinan inti tersebut, Ahliqq juga memberikan penekanan kuat pada pentingnya kasih sayang, keadilan, dan belas kasihan. Umat Islam yang menganut prinsip-prinsip Ahliqq didorong untuk memperlakukan orang lain dengan baik dan hormat, dan berupaya menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara.
Prinsip-prinsip Ahliqq tidak terbatas pada keyakinan saja, tetapi juga mencakup serangkaian tindakan dan perilaku praktis. Umat Muslim yang menganut Ahliqq didorong untuk terlibat dalam amal, mencari ilmu dan pemahaman, dan berjuang untuk pertumbuhan dan perkembangan pribadi.
Secara keseluruhan prinsip-prinsip Ahliqq menjadi pedoman bagi umat Islam untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam. Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, umat Islam dapat menumbuhkan rasa keimanan, etika, dan moralitas yang kuat, serta berupaya menciptakan masyarakat yang lebih adil dan penuh kasih sayang.